![]() |
| Free Job For You!!! |
Air merupakan satu diantara sekian banyaknya senyawa kimia yang ada dipermukaan bumi ini dengan rusmus molekul H2O. Bahwa satu molekul air tersusun dari dua atom hydrogen yang teikat secara kovalen dengan satu atom oksigen. Air memiliki sifat fisik tidak berwarna, tidak berbau dan tidak berasa pada keadaaan standar yaitu pada tekanan 100 KPa(1 bafr) dan suhu 273,15 K.
Air juga adalah zat pelarut universal Karena air dapat melarutkan berbagai jenis zat kimia lain. Air berada dalam kesetimabangan dinamis antara fase cair dan padat dibawah tekannan dan suhu standar. Dalam bentuk ion air dapat dideskripsikan sebagai ion hydrogen (H+) yang berasosiasi atau berikatan dengan sebuah ion hidroksida (OH-). Berdasarkan sifat mudah atau tidaknya suatu zat melarut didalam air, maka ada zat terlarut bersifat hidrofilik (sukar tercampur dengan air) dan ada zat yang bersifat hidrofobik (sukar tercampur dengan air). Kelarutan suatu zat dalam air ditentukan oleh dapat tidaknya zat tersebut membandingi kekuatan gaya tarik menarik listrik antara molekul-molekul air. Jika suatu zat tidak mampu membandingi gaya tarik menarik antra molekul air, maka molekul-molekul zat tersebut tidak larut dan akan mengendap didalam air. Dalam kondisi normal, air tidak pernah ditemukan dalam keadaan murni, bahan-bahan kimia selalu ditemukan dalam bentuk terlarut atau tersusupensi (Mihali).
Air dapat dibagi berdasarkan sumbernya :
1. Air laut, air laut memiliki rasa asin karena mengandung senyawa garam murni (NaCl) yang cukup tinggi. Menurut beberapa sumber penelitian, kadar garam murni air laut bekisar 3% dari jumlah total keseluruhan air laut. Karena rasanya yang asin, untuk menjadikan air laut sebagai air minum diperlukan sebuah teknologi terapan untuk menfilter sekaligus destilasi (penyulingan) air untuk menghilangkan kadar garam yang tinggi. Untuk saat ini, beberapa Negara ditimur tengah telah mengembangkan teknologi filterisasi dan destilasi yang mampu mengubah air laut menjadi air minum.
2. Air hujan, air hujan merupakan proses penguapan (evaporasi) air dipermukaan bumi akibat pemanasan oleh sinar matahari. Dalam keadaan ideal (tanpa pencmaran air, air hujan merupakan air bersih dan dapat langsung dikonsumsi oleh manusia. Namun pada saat evaporasi berlangsung, air yang menguap sudah tercemar. Selain itu, air hujan yng turun juga tercemar oleh polusi udara, akibatnya air hujan tidak bersifat netral lagi (pH=7) melainkan bersifat asam.
3. Air Permukaan, air permukaan adalah semua air yang terdapat dipermukaan tanah, antara lain sumur, sungai, rawa dan danau. Air permukaan berasal dari air hujan yang meresap dan membentuk mata air digunung atau hutan, kemudian mengalir dipermukaan bumi dan membentuk sungai atau mengumpul ditempat cekung membentuk danau ataupun rawa. Pada umumnya air permukaan tampak kotor dan berwarna (tidak bening). Hal itu terjadi akibat kotoran, pasir dan lumpur yang ikut terbawa oleh liran air. Air pemukaan dibagi menjadi dua yaitu air sungai dan air danau/rawa.
4. Air tanah, Menurut defenisi undang-undang sumber daya air, air tanah merupakan air yang terdapat didalam lapisan tanah atau bebatuan dibawah permukaan tanah. Air tanah berasal dari air hujan yang meresap dekalam tanah. Dalam proses peresapan tersebut, air tanah mengalami penyaringan oleh lapisna-lapisan tanah. Air tanah lebih jernih dibandingkan air permukaan. Air tanah memiliki kandungan mineral yang cukup tinggi. Sifat dan kandungan mineral air tanah antara lain Na, Mg, Ca, Fe, dan O2. Air tanah digolongkan menjadi 3 yaitu Air Tanah Dangkal, Air Tanah Dalam dan Mata Air.
Demikian sedikit cerita tentang zat terpenting didalam tubuh manusia, Semoga Bermanfaat.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar