coba dicek...

Kamis, 12 Maret 2015

Lingkungan dan Kesehatan Masyarakat




Lingkungan dan Kesehatan Masyarakat
A.      Pendahuluan
Keadaan lingkungan dapat mempengaruhi kondisi kesehatan masyarakat. Banyak aspek kesejahteraan manusia dipengaruhi oleh lingkungan, dan banyak penyakit dapat dimulai, dikukung, ditopang atau dirangsang oleh faktor-faktor lingkungan. Contoh dramatis adalah keracunan Methyl Mercury yang terjadi pada penduduk di sekitar Minamata (Jepang) akibat mengkonsumsi ikan yang berasal dari pantai yang tercemar Mercury (air raksa). Dari bencana ini 41 orang meninggal dan juga terjadi cacat tubuh pada bayi-bayi yang dilahirkan oleh ibu-ibu yang mengkomsumsi ikan yang tekontaminasi Mercury tersebut. Dengan alasan tersebut, interaksi antara manusia dan lingkungannya merupakan komponen penting dari kesehatan masyarakat.
B.      Kesehatan dan Penyakit
Moeller (1992) , menyatakan “In it broadsense environmental health is the segmen of public health that is concerned with assessing, understanding dan ment and the impacts of peoole on them” Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa kesehatan lingkungan merupakan bagian dari kesehatan masyarakat yang memberi perhatian pada penilaian, pemahaman , dan pengendalian dampak manusia pada linkungan dan dampak lingkungan pada manusia.
Menurut Notoatmodjo (1996), Kesehatan lingkungan pada hakekatnya adalah suatu kondisi atau keadaan lingkungan yang optimum sehingga berpengaruh positif terhadap terwujudnya status kesehatan yang optimum pula.
 Apa yang dimaksud dengan kesehatan ????. WHO mendefienisikan kesehatan sebagai “ a state of complete physical, mental , and social well-being, not merely the ab-sence of desease or infirmity”. Berarti kesehatan adalah kondisi fisik, mental dan sosial yang sempurna, bukan hanya ketidak hadiran penyakit belaka.
Pengertian Penyakit Menurut Cunningham & Saigo (2001), “ a disease is a deletoriuos change in the bodys condition in response to an eviromental factor that could be nutritional, chemichal, biological, or Phisical. Dengan kata lain penyakit merupakan perubahan yang menggangu kondisi tubuh sebagai respon dari faktor lingkungan yang mungkin berupa nutrisi, kimia, biologi atau psikologi.
Kesehatan manusia hanya mampu dipengaruhi oleh konsisi lingkungan jika manusia itu terpapar (exposed) terhadap factor lingkungan pada tingkat yang tidak dapat ditenggang keberadaannya. Pemaparan faktor-faktor lingkungan yang terjadi pada manusia bisa berasal dari Makanan,Air, Tanah, dan Udara. Sedangkan jalur pemaparannya yaitu melalui Saluran Pencernaan, Saluran Pernafasan dan Kulit.


C.      Lingkungan Hidup.
Undang- Undang RI No.23 Tahun 1997 Pasal 1 ayat 1 Menyebutkan : “Lingkungan Hidup adalah kesatuan ruang dengan semua benda, daya, Keadaan dan mahluk hidup, termasuk manusia dan perilakunya, yang mempengaruhi kelangsungan perikehidupan dan kesejahteraan manusia serta mahkluk hidup lainnya.”
Interaksi manusian dengan lingkungan hidupnya merupakan suatu proses yang wajar dan terlaksana sejak manusia itu dilahirkan sampai ia meninggal dunia. Hal ini disebabkan karena manusia memerlukan daya dukung unsur-unsur lingkungan untuk kelangsungan hidupnya. Kemampuan lingkungan untuk mendukung kehidupan yang ada didalamya sering di istilahkan dengan daya dukung lingkungan, daya toleransi dan daya tenggang, yang dalam istilah asing disebut rying capacity. Lingkungan tidak dapat mendukung jumlah kehidupan yang tanpa batas apabila daya dukung lingkungan itu terlampaui maka manusia akan mengalami berbagai macam kesulitan.
“ Pencemaran lingkungan adalah masuknya atau dimasukkannya mahkluk hidup, zat, energy dan/ atau komponen lain ke dalam lingkungan hidup oleh kegiagtan manusia sehingga kualitasnya turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan lingkungan hidup tidak dapat berfungsi sesuai dengan peruntukannya”. Mahlkuk hidup, zat, atau energi yang dimasukkan kedalam lingkungan hidup tersebut biasnya merupakan sisa suatu usaha dan atau kegiatan manusia. Sisa suatu usaha da atau kegiatan manusia desebut juga limbah. Karena itu dapat dikatakan bawa salah satu penyebab pencemaran lingkungan adalah sebagai akibat adanya limbah yang dibuang kedalam lingkungan hingga daya dukungnya terlampaui. Pencemaran lingkungan tersebut merupakan sumber penyebab gangguan kesehatan pada masyarakat.
Untuk mengetahu apakah te4lah terjai periusakan atua pencemaran lingkuang, indicator yang digunakan adalah  baku utu lingingan hidup. Untdan-undang RI No.23 tahun 1997  tentan penglolaan lingkuan hidpp pasal 1 ayat (11) menyebutkan :
 “baku mutu lingkungan hidup adalah ukuran batas atau kadar mahluk hidup, zat, energy atau komponen yang ada patau harus ada dan atau unsur pencemar yang ditengan keberadaanya dalam suatu sumer daya tertentu sebagai unsur lingkungan dhidup.”  Di Indonesia dikenal adanya baku mutu air limbah, baku mutu udara ambien, baku mutu udara emisi dan baku mutu air laut dengan pengertian sebagi berikut :
a.       Bakumutu air adalah ukuran batas atau kadar mahkluk hidup,zat, energy, atau komponen yang ada atau harus ada dan atau unsur pencemaran yang ditenggang keberadaanya di dlam air.
b.      Bakumutu air limbah adalah btas atau kadar unsur pencemar dan atau jumlah unsur pencemar yang ditenggang keberadaanya dalam air limbah yang akan dibuang atau dilepas ke dalam sumber air dari suatu usaha dan kegiatan,
c.       Baku mutu udara ambien adalah batas yang diperbolekan bagi zat atau bahan pencemar terdapat di udara, namun tidak menimbukan gangguan terhadap mahkluk hidup, tumbuh tumbuhan dan atau benda.
d.      Baku mutu udara emisi adalah batas kadar yang diperboleh kan bagi zat atau bahan pencemar untuk dikeluarkan dari sumber keudaran sehinga tidak mengakibatkan dilampauinya baku mutu udar ambien
e.      Baku mutu air laut adalah batas atau kadar mahkluk hidup, zat, energy atau komponen lain yang ada atau harus ada, dan zat atu bahan pencemar yang ditenggang adanya dalam air laut.
Untuk mencegah terjadinya pencemaran lingkungan komponen-komponen limbah yang dibuang ke lingkugan hidup  tidak diizikan melebihi ketentuan yang ditetapkan dalam baku mutu lingkungan hidup.
D.      Penutup.
Kondisi kesehatan individu dan masyarakat dapat dipengaruhi oleh keadaan lingkungan, kualitas lingkungan yang buruk merupakan penyebab timbulnya berbagai gangguan pada kesehatan masyarakat. untuk mewujudkan status kesehatan masyarakat yang optimum diperlukan suatu konsisi atau keadaan lingkungan yang juga optimum.

         Daftar pustaka : Kesehatan Lingkungan , Ricky M Mulia

Free $ For You..Click :
http://payripo.com/?share=198312
 
 
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar